Aku merindukanmu.
Caranya seperti kebanyakan orang, tetap menangis tersedu di atas ranjang meski tahu kamu tidak akan datang secepat aku menitikan air mata, semudah aku menyeka air mataku lalu menjatuhkan titik-titik lainnya yang sudah mengantri di pelupuk mata.
Aku merindukanmu.
Aku merindukanmu seperti laut yang tetap setia pada ombak, yang membiarkannya berdebum meski tahu sakitnya didebum ombak.
Aku merindukanmu.
Aku merindukanmu.
Aku merindukanmu.
Aku tahu, kamu tak punya waktu untuk merindukanku balik.
Oleh karena itu aku tidak meminta pada Tuhan agar kamu membalas rinduku.
Aku hanya meminta kepada Tuhan agar kamu di sana menemukan dunia yang indah dan selalu dalam keadaan baik.
Karena aku mampu menikmati rindu.
Karena aku mengerti bahwa rindu adalah tanda kalau kamu masih hidup di hatiku.
Caranya seperti kebanyakan orang, tetap menangis tersedu di atas ranjang meski tahu kamu tidak akan datang secepat aku menitikan air mata, semudah aku menyeka air mataku lalu menjatuhkan titik-titik lainnya yang sudah mengantri di pelupuk mata.
Aku merindukanmu.
Aku merindukanmu seperti laut yang tetap setia pada ombak, yang membiarkannya berdebum meski tahu sakitnya didebum ombak.
Aku merindukanmu.
Aku merindukanmu.
Aku merindukanmu.
Aku tahu, kamu tak punya waktu untuk merindukanku balik.
Oleh karena itu aku tidak meminta pada Tuhan agar kamu membalas rinduku.
Aku hanya meminta kepada Tuhan agar kamu di sana menemukan dunia yang indah dan selalu dalam keadaan baik.
Karena aku mampu menikmati rindu.
Karena aku mengerti bahwa rindu adalah tanda kalau kamu masih hidup di hatiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar