Seperti bumi yang sangat bergantung pada langit. Seperti itulah aku kepadaMu.
Seperti bulan yang selalu membutuhkan matahari untuk bisa memancarkan cahaya. Seperti itulah aku kepadaMu.
Seperti kaki-kaki manusia yang selalu ditemani gravitasi bumi agar tetap dapat berpijak. Seperti itulah aku kepadaMu.
Ya, seperti itulah aku dan hidupku yang tidak mampu jauh dariMu ya Allah :)
Sabtu, 23 Mei 2015
Seperti
Kamis, 14 Mei 2015
Semoga Dikabulin Allah. Aamiin :)
Jadi ceritanya hari ini gue habis dengerin cerita temen gue yang pengajar Pramuka. Trus ujung-ujungnya cerita tentang naik gunung. Abang gue juga ikutan nimbrung. Dan dia bilang, dia juga dulu sering naik gunung. Terus gue inget sama temen-temen gue yang lain, yang juga udah pernah naik gunung. Sekalipun cuma sekali misalnya. Trus jadinya sekarang, malam ini, setelah dengerin cerita mereka, setelah inget-inget temen-temen gue yang udah pernah naik gunung, GUE JADI PENGEN NANGIS. SUMPAH PENGEN NANGIS. NGGAK BOHONG. NGGAK DRAMA. MAU BANGET NAIK GUNUNG. BUKAN BUAT KELIATAN KEREN BERJIWA ADVENTURER TAPI PENGEN BANGET NONTON DAN NIKMATIN KEAJAIBAN CIPTAAN ALLAH DI SANA. Karena yang gue tau, yang gue denger, yang gue liat di foto-foto, yang gue bayangin, pemandangan di sana indah banget :''''')
Tapi gimana mau naik gunung kalo naik ke curug di cilember aja bengek? Naik itu aja nggak bisa sampe puncak. Naik itu aja baru sebentar udah bengek?????? :"""""""(
Mau banget naik gunung. Mau ya Allah. Mau.......... :""""""""
Kamis, 07 Mei 2015
Jangan Drama
Jangan drama.
Hidup emang isinya masalah.
Hidup emang harus diisi sama perjuangan yang terasa tanpa henti.
Toh kamu tidak mau cepat mati kan?
Maka hiduplah. Lakukanlah.
Jangan drama.
Yang hidup susah banyak kok.
Kalo di atas langit masih ada langit, berarti di bawah tanah masih ada tanah kan? Ya atau minimal masih ada sesuatu untuk tetap berpijak, apapun bentuknya.
Jangan drama.
Hidup emang capek.
Tapi emangnya kamu pikir mati itu enak?
Mana enak kalo bobok di tanah bareng binatang tanah, ditanya-tanya malaikat, kedinginan, gelap, dan sendirian.
Jangan drama.
Coba deh dengerin lagunya Maliq yang judulnya dunia sekitar.
Jangan drama.
Cukup lakukanlah.
Tidak usah terlalu takut memikirkan hasil yang belum kelihatan.
Percaya aja sama quote yang bilang kalo hasil tidak akan mengkhianati proses.
Jangan drama.
Bukannya nggak boleh mengeluh.
Tapi toh orang yang kamu minta mendengarkan keluh kesahmu juga punya masalah dan kepusingannya sendiri.
Jangan drama.
Kamu tetep bisa mengeluh kok.
Tapi ya sama Allah, sebaik-baiknya tempat untuk mengadu.
Rabu, 06 Mei 2015
Merindukanmu
Caranya seperti kebanyakan orang, tetap menangis tersedu di atas ranjang meski tahu kamu tidak akan datang secepat aku menitikan air mata, semudah aku menyeka air mataku lalu menjatuhkan titik-titik lainnya yang sudah mengantri di pelupuk mata.
Aku merindukanmu.
Aku merindukanmu seperti laut yang tetap setia pada ombak, yang membiarkannya berdebum meski tahu sakitnya didebum ombak.
Aku merindukanmu.
Aku merindukanmu.
Aku merindukanmu.
Aku tahu, kamu tak punya waktu untuk merindukanku balik.
Oleh karena itu aku tidak meminta pada Tuhan agar kamu membalas rinduku.
Aku hanya meminta kepada Tuhan agar kamu di sana menemukan dunia yang indah dan selalu dalam keadaan baik.
Karena aku mampu menikmati rindu.
Karena aku mengerti bahwa rindu adalah tanda kalau kamu masih hidup di hatiku.
