Akhirnya sebuah lagu berhasil kuunduh ke dalam handphoneku. Aku tersenyum-senyum mendengar lagu yang baru kuunduh, merasa mirip dengan liriknya.
Ada ruang hatiku yang kau temukan
Sempat aku lupakan kini kau sentuh
Aku bukan jatuh cinta namun aku jatuh hati
Kuterpikat pada tuturmu
Aku tersihir jiwamu
Terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia
Kuharap kau tahu bahwa ku terinspirasi hatimu
Kutak harus memilikimu tapi bolehkah kuselalu di dekatmu
Raisa - Jatuh Hati
----
Suatu malam aku diajak temanku jajan di sebuah toko makanan. Kali itu aku sedang tidak siap bepergian. Rambutku terakhir disisir pada pagi hari, pakaian yang kukenakan adalah pakaian asal ambil dari lemari adik laki-lakiku, wajaku bebas polesan make up ditambah dengan minyak-minyak sisa aktivitas hari itu, dan sendal yang kupakai juga sendal yang tak sengaja kutemui di depan pintu toilet. Ah, aku yang sudah biasa ini kali itu tampak tidak karuan sekali.
Sebenarnya aku malas ikut tapi temanku memaksa dan lagipula tokonya tak jauh dari rumahku. Hanya berjarak dua rumah saja.
Di sana awalnya hanya ada aku dan temanku. Dia memesan salah satu menu makanan di sana sementara aku hanya memesan es jeruk karena memang tidak berminat untuk jajan di sana.
Aku menjadi canggung ketika dua orang teman lagi datang. Perempuan dan laki-laki. Aku sering lihat kedua orang itu waktu di sekolah dulu tapi aku sama sekali belum pernah ngobrol dengan mereka.
Ah tapi aku sudah terjebak berada di sana. Mau tidak mau akupun ikut bergabung bersama mereka, dengan perasaan canggung.
